1. Setelah dialas kertas roti, loyang tidak perlu dioles lagi agar kulit bawah kue langsung terkelupas sehingga merekat sempurna ketika dioles dan ditumpuk.2. Jika kulit bagian bawah kue masih menempel, lebih baik kulit dikupas agar menempel sempurna ketika direkatkan.
3. Sisi loyang juga tidak perlu dioles juga agar kue tidak mengkerut ke tengah setelah matang. Kue yang mengkerut ke tengah jadi tidak rata ketike disusun.
4. Setelah disusun, padatkan kue lapis dengan cara membungkusnya rapat-rapat atau menindihnya dengan loyang. Diamkan minimal satu jam sebelum dipotong agar merekat sempurna.
5. Untuk olesan seperti butter cream atau selai, oles secukupnya dan jangan terlalu tebal agar tidak keluar ketika dipotong dan membuat kue menjadi kotor.
6. Untuk olesan seperti ganache atau krim kocok, boleh dioles tebal, tetapi potong setelah dingin agar tetap rapi.
7. Untuk cake lapis yang bermotif susun, perhatikan tebal tipisnya tiap cake. Pastikan tebal cake sama agar tetap rapi ketika disusun.

8. Cake yang akan disusun tidak perlu dirapikan bagian tepinya. Rapikan tepi cake setelah tersusun rapi.
9. Untuk lapis legit, jangan memberi alas kertas roti melebihi bagian alas loyang (sisa ke sisi loyang). Kertas yang berlebih akan membuat kertas masuk ke dalam lapisan kue.
10. Tekan lapis legit secara perlahan. Menekan lapis legit terlalu keras membuat minyak banyak yang keluar dan lapis legit menjadi bantat.
11. Lapis legit yang menggunakan banyak mentega harus dikocok saat mentega dalam keadaan dingin agar tidak mencair ketika dikocok.
12. Mentega yang lumer akan membuat adonan pecah dan kue bantat.
13. Lapis legit tidak perlu dioven dengan api bawah supaya lapisan bawah tidak kering.
14. Untuk lapis legit bermotif, oles susu kental manis menggunakan kuas yang halus agar tidak merusak tekstur kue.
15. Ketika merekatkan kue dengan susu kental manis, jangan mengoles terlalu banyak agar kue tidak basah.
Sumber: buku Sedap
Tidak ada komentar:
Posting Komentar